<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://h3lmi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://h3lmi.wordpress.com</link>
	<description>Masuki Gua Hira. Pelopor Peradaban Dunia' Islamic Comunity</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Jun 2007 03:12:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='h3lmi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/b608a6ed25d21b0f21778d45790a7445?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://h3lmi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Mencontoh, Orang bermental Cengeng!</title>
		<link>http://h3lmi.wordpress.com/2007/06/11/mencontoh/</link>
		<comments>http://h3lmi.wordpress.com/2007/06/11/mencontoh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jun 2007 09:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h3lmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[tulisan]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Download sepenuhnya : mencontoh.doc 
 by Hira
Ujian Akhir Nasional pun tiba waktunya. Sebelum hari yang ditunggu-tunggu ini datang, banyak berbagai jenis persiapan yang telah dilakukan oleh seluruh peserta ujian. Dari Sabang sampai Meroke, dari SD sampai SMA. Dengan persiapan yang bercorak macam. Jenis persiapan tentunya yang pasti terdiri dari dua jenis, tiada lain ialah persiapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h3lmi.wordpress.com&blog=1221828&post=1&subd=h3lmi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="right">Download sepenuhnya : <a rel="attachment wp-att-13" href="http://h3lmi.wordpress.com/?attachment_id=13" title="part-1-_-mencontoh.doc">mencontoh.doc</a> </p>
<p align="right"> by Hira</p>
<p><span><font face="Times New Roman">Ujian Akhir Nasional pun tiba waktunya. Sebelum hari yang ditunggu-tunggu ini datang, banyak berbagai jenis persiapan yang telah dilakukan oleh seluruh peserta ujian. Dari Sabang sampai Meroke, dari SD sampai SMA. Dengan persiapan yang bercorak macam. Jenis persiapan tentunya yang pasti terdiri dari dua jenis, tiada lain ialah persiapan dengan cara yang baik dan dengan cara yang buruk.</font></span><span><font face="Times New Roman">Di ruangan kelas III sebuah SMU yang s<span style="z-index:1;left:0;position:absolute;"></p>
<table width="100%" cellPadding="0" cellSpacing="0">
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#ece9d8;">
<p style="padding:3.6pt 7.2pt;" class="shape">
<p align="center" style="text-align:center;margin:0;" class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:8pt;"><font face="Times New Roman"></font></span></strong></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:'Book Antiqua';"></span></strong><strong><span style="font-size:8pt;font-family:'Arial Narrow';"></span></strong></td>
</tr>
</table>
<p></span>epi sewaktu istirahat, terlihat sekelompok anak-anak yang nampaknya sedang melakukan rapat. Rapat tampaknya terlihat rahasia, walau dilakukan di ruang terbuka. Toni sebagai <em>ketua Gang</em> (istilah ngetren untuk kumpulan di kalangan anak SMU) membuka pembicaraan, “Teman-teman, 2 hari lagi UAN. Gimana nih&#8230; apa-apa aja persiapan kalian? Sementara kita jarang belajar, kita pun telah di kenal sebagai “Badboy” (anak nakal) dari sekian banyak Gang di sekolah ini. “Rame juga preman disekolah kita ya..!” Ucok angkat bicara. “Ha..ha..ha.. bahak tawa pun beralunan dari anak-anak yang lain. Wooiii&#8230;.kalian gak susah? Toni sang kepala suku pun membentak. Susaah..!! anak-anak pun kembali menyahut dengan nada panjang. Sadar juga kalian punya diri!</font></span><span><font face="Times New Roman">Jadi bagaimana jalan keluarnya?. “Dengar-dengar ada bocor soal, gimana bos kita beli?” kata Hengki. Boleh juga itu, oke! Lu dapat tugas cari informasinya. Nah.. itu rencana A, sekarang kita pikirkan rencana B yang akan kita jalankan ketika rencana A gagal.”Kerjasama doong&#8230;” Ucok berkicau. “ itu jika kita berdekatan duduknya ketika ujian” Toni sang bos pun menanggapi. “Bos..! bos kan dekat duduknya dengan si Nana sang bintang kelas, inilah kesempatan!” ucok berkicau lagi. Sebuah senyum pipis pun menghiasi wajah sang bos. Cerdik juga juga kau cok, tak rugilah aku mengangkat kau jadi tangan kanan ku.</font></span><span><font face="Times New Roman">Hari yang dibicarakan pun tiba juga. Bukan kepalang gelisahnya hati Toni. Ternyata rencana A gagal, soal yang bocor tak dapat ditemukan oleh anak buahnya. Keraguan pun menyelimuti mereka karena banyak beredar soal-soal palsu. Berdasarkan isi rapat yang mereka lakukan, Toni pun berinisiatif menjalankan rencana B. Rasa sedikit tenang menyelimuti hatinya meskipun tetap dipayungi gelisah yang menghantui.</font></span><span><font face="Times New Roman">Itulah kejadian yang dominan menjadi suatu peristiwa turun menurun ketika ujian akhir datang. Tradisi ini memang sulit dipunahkan. Ya mungkin namanya juga tradisi. </font></span><span><font face="Times New Roman">Cerita tadi mencerminkan suatu persiapan buruk yang<span>  </span>dilakukan seseorang ketika akan menghadapi ujian. Banyak yang menjadi <em>Crybaby</em> ketika masalah datang menerpa. “persiapan sebelum menghadapi ujian sering terabaikan dikalangan siswa, sudah menjadi rahasia umum mencontek menjadi alternatif pemecah masalah dan merupakan hal yang biasa. </font></span><span><font face="Times New Roman">Dalam hal ini siswa maupun mahasiswa kurang termotivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Hari-hari biasa belajar, kebiasaan siswa dalam mengerjakan tugas atau PR yang diembankan oleh guru menjadi momok bagi siswa untuk menyelesaikannya. </font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><font face="Times New Roman"><strong><span>MALAS</span></strong><span></span></font><span><font face="Times New Roman">Kemalasan merupakan pemicu utama yang dapat menimbukan sifat <em>cengeng</em> bagi siswa sehingga menjadi komponen utama kurang <em>PD (percaya diri)</em> dan tidak kreatif. Sifat ini melahirkan “keenakan” mencontek dari pada mengerjakan tugas dengan usaha sendiri.</font></span><span><font face="Times New Roman"><span> </span>Merubah kebiasaan mencontoh diperlukan kesabaran dan keoptimisme yang luar biasa, komponen utama jalan keluarnya ialah “minat, motivasi, semangat dan pilihan” menjadi syarat yang tak tertawarkan karena ia merupakan celah bagi proses kreatif. Seluruh komponen yang dihasilkan oleh minat, motivasi, semangat dan pilihan akan menjadi “nyawa” yang menggerakkan seorang untuk lebih percaya akan dirinya mampu belajar.</font></span><span><font face="Times New Roman">Inilah seharusnya menjadi landasan digagasnya program bimbingan belajar, les, pelatihan atau apa pun yang berurusan dengan belajar.</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><font face="Times New Roman"><strong><span>Manajemen “ Copy</span></strong><span> <span> </span></span></font><span style="font-family:'Wingdings 2';"><span>.</span></span><span style="font-family:Webdings;"><span>:</span></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>&lt;</span></span><span><font face="Times New Roman"> <strong>Paste”</strong></font></span><span><font face="Times New Roman">Istilah <strong>“Copy Paste”</strong> mungkin terdengar asing bagi sebagian pembaca. Istilah ini sangat hidup di kalangan <strong>“Cyber/Hacker” </strong>ataupun<strong> </strong>pengguna komputer. Yaitu istilah untuk menggandakan atau memperbanyak suatu data, kemudian menampilkannya kembali di media yang berbeda ataupun di media semula tempat data itu berasal. Jika kita lihat pada tradisi yang di praktekkan oleh kalangan yang mengaku terpelajar ini, sungguh bagaikan anak kembar siam. Alias sama dengan mencontoh</font></span><span><font face="Times New Roman">Yang sama disini ialah caranya. Orang yang mencontoh menggandakan tulisan dari bahan yang dicontoh dengan hasil <strong>Layout </strong>(hasil mencontoh-;red) sama persis dengan sumbernya. Apalagi ketika mendapat tugas/PR dari guru yang waktu <em>deadline </em>(batas waktu) untuk mengumpul tugas itu harus segera dikumpul, wah.. bagai perang. </font></span><span><font face="Times New Roman">Pada proses ini terlihat dengan jelas “<strong>matinya” </strong>kekreatifan dari orang yang mencontoh. Dia tidak tahu yang dicontohnya itu benar atau tidak. Tanpa analisis yang jeli. Syukur jika yang di contohnya benar, kalau tidak ya.., <em>ke laut lah</em>&#8230;</font></span><span><font face="Times New Roman"> </font></span><strong><span><font face="Times New Roman"> </font></span></strong><strong><span><font face="Times New Roman">ISLAM MENETAPKAN</font></span></strong><span><font face="Times New Roman">Tidak ada bantahan, terutama dari hati nurani kita sendiri yang merupakan <strong>“Mesin Detektor”</strong> yang sangat sensitif<span>  </span>untuk membedakan mana yang baik dan buruk. Ini merupakan fitrah yang sudah Allah ciptakan untuk menjadi <strong>“Software” </strong>program bagi hati kita. Jadi jelas “<strong>Mencontoh” </strong>merupakan perbuatan yang tidak baik dan <u>dilarang</u> oleh agama Islam. Menurut penulis ada beberapa alasan yang menyebabkan mencontoh itu dilarang :</font></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>Ø<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span><font face="Times New Roman">Mencontoh merupakan perbuatan tercela, setiap perbuatan tercela dilarang oleh agama Islam<strong></strong></font></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>Ø<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span><font face="Times New Roman">Biasanya guru/dosen melarang siswa/mahasiswa mencontoh dikala ujian, jika melanggar larangan itu berarti tidak jujur. Berbohong dilarang dalam agama Islam<strong></strong></font></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>Ø<span style="font:7pt 'Times New Roman';">      </span></span></span><span><font face="Times New Roman">Mencontoh dapat mematikan kreatifitas yang menjadi tenaga dalam pengembangan potensi diri. Sehingga <strong>“Kebodohan”</strong> menjamur dikalangan para <strong>“Burung Boe”</strong> (istilah untuk orang yang mencontoh ) ini.<strong> </strong>Sedangkan Islam memerangi kebodohan<strong></strong></font></span><span><font face="Times New Roman">Dan masih banyak lagi alasan yang memojokkan Mencontoh sebagai perbuatan yang tidak baik.</font></span><span><font face="Times New Roman"><span>            </span>Makna mencontoh sebagai perbuatan yang buruk tidak hanya sebatas mencontoh dikala ujian atau sebagainya. Islam memperluasnya kepada hal-hal yang lebih Global dan Universal. Masalah yang mendasari berbagai konflik di dunia. Yaitu kebenaran dan kebatilan. Islam melarang umatnya mencontoh perbuatan “<strong>Mereka” </strong>yang mendustakan kebenaran. Firman Allah Azza Wa Jalla, “Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).” (Al Qalam ; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </font></span><span><font face="Times New Roman"><span>            </span>Tapi ada juga “<strong>Mencontoh”</strong> yang dianjurkan bahkan diperintahkan di dalam Islam. Bagaikan dua sisi mata uang yang berbeda, adanya keburukan pasti distabilkan dengan adanya kebaikan. Alangkah indahnya Agama yang kreatif ini. Agama yang penuh dengan kesempurnaan. </font></span><span><font face="Times New Roman">Firman Allah Azza Wa Jalla, “Dan <strong>ikutilah</strong> apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu&#8230;&#8230;” ( Al-Ahzab:2 ). Kata <strong>ikutilah </strong>di ayat al Qur’an ini tidak lain adalah <strong>mencontoh. </strong>Mencontoh segala apa yang diwahyukan Allah Kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan kata lain menjalankan ajaran Islam sebagai agama satu-satunya yang paling benar, sebagaimana yang telah Rasul ajarkan kepada umatnya. Semua yang di sampai oleh Rasul sebenarnya adalah kebutuhan fitrah manusia.</font></span><span><font face="Times New Roman">Fitrah manusia memerlukan keyakinan tentang <strong>Eksistensi Allah </strong>(keberadaan Allah/Allah itu ada), <em>beribadah kepada-Nya</em>, dan <em>memiliki kehidupan yang teratur</em>. Dan<span>  </span>petunjuk Nabi Muhammad inilah <span> </span><strong><u>Satu-satunya</u></strong> jalan untuk mencapai hal itu.</font></span><span><font face="Times New Roman"><span>            </span>Ibarat ikan yang memerlukan air untuk hidup. Ibarat <span> </span>burung yang membutuhkan sayap untuk terbang. Ibarat mobil yang memerlukan bahan bakar untuk bisa jalan. Ibarat Aplikasi komputer yang memerlukan Software, agar mempunyai program yang dibutuhkan oleh Si Pemakai.<span>  </span>Dia harus “<strong>Meng-instal” software </strong>itu<strong> </strong>terlebih dahulu untuk memperolehnya. Begitu juga untuk memperoleh <em>kebahagiaan abadi (Syurga-:Red)</em>, kita harus berusaha untuk <strong>“Mencontohnya!”. </strong></font></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span></span><span><font face="Times New Roman">S</font></span></p>
<p align="left">
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/h3lmi.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/h3lmi.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/h3lmi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/h3lmi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/h3lmi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/h3lmi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/h3lmi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/h3lmi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/h3lmi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/h3lmi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/h3lmi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/h3lmi.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h3lmi.wordpress.com&blog=1221828&post=1&subd=h3lmi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://h3lmi.wordpress.com/2007/06/11/mencontoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c589955d822ec0b9c2e18193837b57a0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">h3lmi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>